Website Panduan Kesehatan dan Kecantikan

5 Cara Hamil Anak Laki-laki Yang Terbukti Berhasil

cara hamil anak laki-laki

Memiliki anak laki-laki terkadang menjadi dambaan bagi sepasang suami istri. Dengan memiliki anak laki-laki, diharapkan ada penerus nama keluarga serta ada penjaga bagi saudara-saudara kandungnya. Tak jarang, banyak pasangan di Indonesia yang menginginkan anak laki-laki sebagai anak pertama.

Apakah keinginan memiliki anak laki-laki bisa diatur? Menakjubkan, ternyata jawabannya adalah ya. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian yang dilakukan, saat ini cukup mungkin untuk Anda dan pasangan merencanakan untuk hamil anak laki-laki.

Baca Juga: Teknik Pernafasan Saat Melahirkan Bagi Ibu Hamil

Cara Hamil Anak Laki-laki

cara hamil anak laki-laki yang tepat

Seperti halnya merencanakan kehamilan perempuan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda dan pasangan menginginkan anak laki-laki, berikut merupakan diantaranya :

  • Waktu pelaksanaan kegiatan bercinta serta rentang waktu kesuburan
  • Posisi bercinta agar memaksimalkan kemungkinan hamil anak laki-laki
  • Mengatur puncak kepuasan (orgasme) untuk hamil anak laki-laki
  • Kesehatan tubuh suami dan istri
  • Kondisi lingkungan pembentukan sel sperma

Mau tahu lebih detail apa saja hal-hal yang dapat meningkatkan kemungkinan memiliki bayi laki-laki? Yuk, simak beberapa tips berikut ini.

1. Posisi Bercinta yang Pas

Posisi bercinta sangat menentukan jenis kelamin calon bayi Anda. Menurut pendapat para ahli, untuk mendapatkan kandungan bayi laki-laki, maka diperlukan penetrasi yang dalam saat melakukan hubungan seksual.

Hal ini dapat dikarenakan oleh beberapa  hal. Sperma yang membawa kromosom Y (untuk anak laki-laki) merupakan sperma yang lebih tahan hidup di lingkungan alkali, yaitu lingkungan dengan kadar keasaman rendah. Di sepanjang vagina ternyata keasamannya berbeda-beda. Dimulai dari bagian luar yang lebih asam hingga semakin basa di bagian yang lebih ke dalam.

Oleh karena itu, jika sperma dikeluarkan di bagian vagina yang lebih dalam, lebih besar kemungkinannya untuk sperma dengan kromosom Y bertahan hidup dan berenang menuju sel telur.

Sperma dengan kromosom Y juga diketahui melakukan pergerakan lebih cepat dibanding sperma dengan kromosom X (untuk anak perempuan). Maka semakin dekat dengan rahim, semakin besar kemungkinan sperma dengan kromosom Y membuahi sel telur terlebih dahulu.

Baca Juga: Makanan Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Beberapa posisi bercinta berikut mungkin dapat Anda coba untuk mendapatkan kehamilan anak laki-laki.

  • Doggy Style

Bercinta gaya anjing (doggy style) merupakan salah satu gaya bercinta yang memungkinkan penetrasi pen*s yang cukup dalam. Posisi ini juga cukup disukai karena terkesan seksi dan liar. Wanita perlu berlutut sambil melengkungkan tubuh ke arah bawah sehingga membuat sperma dapat tertampung secara maksimal.

  • Standing Up Style

Posisi dengan pria berdiri berhadapan dengan pasangan ini juga terbukti dapat memberikan penetrasi cukup dalam, serta dapat menjadi referensi bagi pasangan yang ingin berkesperimen agar tidak jenuh bercinta di ranjang saja. Wanita dapat melingkarkan kakinya ke bagian pinggang pasangan sehingga penetrasi lebih dalam dan meningkatkan peluang sperma dengan konsentrasi Y lebih cepat mencapai sel telur.

  • Posisi Straddling

Untuk para calon bunda, mintalah pasangan Anda untuk berbaring di sofa atau ranjang, kemudian Andalah yang mengontrol penetrasi sehingga dapat dilakukan secara maksimal. Posisi ini juga terbukti dapat meningkatkan peluang hamil anak laki-laki.

2. Waktu Bercinta yang Tepat

cara hamil anak laki-laki dengan memilih waktu yg tepat

Waktu bercinta juga memainkan peran penting untuk mendapatkan buah hati laki-laki. Semakin dekat waktu hubungan seksual dengan waktu ovulasi wanita, maka semakin tinggi harapan mendapatkan bayi berjenis kelamin laki-laki.

Namun, sebelumnya ada baiknya untuk menahan diri tidak melakukan intercourse sebelum masa ovulasi tiba. Hal ini dimaksudkan agar sperma dengan kromosom Y berkumpul terlebih dahulu untuk kemudian dapat optimal membuahi sel telur pada saat waktu ovulasi.

Waktu ovulasi merupakan saat sel telur dikeluarkan dari ovarium (organ yang memproduksi sel telur) menuju ke rahim. Jika tidak dibuahi, maka sel telur tersebut akan luruh dan dinamakan dengan menstruasi, siklus bulanan yang pasti dialami para wanita.

Waktu ovulasi biasanya sekitar 2 minggu (14 hari) sebelum hari pertama perkiraan haid selanjutnya. Jika Anda kesulitan menentukan waktu ovulasi, tidak perlu khawatir karena kini sudah banyak aplikasi smartphone untuk mencatat jadwal haid dan memperkirakan waktu ovulasi, seperti misalnya MyCalendar.

3. Gunakan Pakaian Dalam yang Mendukung

Untuk para pria, gunakan jenis pakaian dalam yang tepat dan mendukung jika menginginkan anak laki-laki. Ada dua jenis pakaian dalam pria, yaitu yang berjenis boxer, serta jenis lain yang lebih ketat. Sebaiknya pria mulai menggunakan pakaian dalam jenis boxer, karena memberikan sirkulasi lebih leluasa untuk skrotum (tempat pembentukan sel sperma).

Dengan sirkulasi yang lebih baik dan tidak terlalu ketat, akan membuat lingkungan yang suhunya tidak terlalu hangat. Lingkungan seperti inilah yang sangat diperlukan untuk meningkatkan produksi sperma yang membawa kromosom Y.

Sebaliknya, jika pria sering menggunakan pakaian dalam ketat, maka sperma yang lebih banyak dihasilkan ialah yang membawa kromosom X untuk wanita.

Baca Juga: Gejala dan 4 Cara Mengobati Batu Ginjal Pada Wanita

4. Perhatikan Waktu Orgasme

Orgasme (pelepasan ketegangan) merupakan hal yang cukup penting bagi kepuasan biologis sepasang suami istri. Namun, untuk mendapatkan bayi laki-laki, ternyata orgasme juga cukup berperan, yaitu dengan urutan yang benar.

Cobalah untuk memuaskan istri terlebih dahulu dan suami  menahan pelepasan ketegangan. Hal ini dimaksudkan agar kondisi keasaman vag*na menjadi lebih basa (alkali), dan menciptakan kondisi yang tepat untuk menunjang hidup sel sperma dengan kromosom Y.

Jika pria terlebih dahulu berejakulasi, maka lebih kecil kemungkinan sperma dengan kromosom Y membuahi sel telur dikarenakan sperma dengan kromosom X cukup bersaing dengan kemampuannya bertahan di kondisi yang lebih asam.

5. Makan Hidangan Yang Tepat

Saat mendambakan anak laki-laki, calon ibu sebaiknya mengonsumsi makanan yang dapat menciptakan kondisi alkali di dalam tubuh, seperti daging merah, makanan dengan kadar garam tinggi, serta soda.

Serta makanlah makanan yang mengandung natrium dan kalium tinggi, seperti acar, apel, alpukat, brokoli dan tomat. Makanan yang tepat akan membantu pembentukan kondisi lingkungan yang cocok bagi sperma dengan kromosom Y untuk tumbuh.

Untuk para pria dapat mencoba untuk mengonsumsi kafein, namun jangan sampai berlebihan. Hal ini didasarkan oleh sebuah penelitian yang membuktikan bahwa kafein ternyata mampu meningkatkan kualitas sperma dengan kromosom Y sehingga pergerakannya lebih aktif dan kuat.

Perhatikan pula kondisi psikis pasangan, jangan sampai terbebani dengan stres serta pikiran yang terlalu meberatkan, karena dapat mempengaruhi kualitas dari sperma yang dihasilkan.

Itulah tadi 5 hal yang sebaiknya Anda lakukan jika ingin meningkatkan kemungkinan hamil anak laki-laki. Namun sebenarnya perlu dikembalikan lagi kepada Yang Maha Menentukan, karena pada dasarnya anak dengan jenis kelamin perempuan atau laki-laki sama-sama dapat memberikan kebahagian kepada kedua orangtuanya.

Lakukan hal diatas sebagai usaha lebih dan serahkan keputusannya pada yang lebih tahu apa yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

 

Pencarian Masuk:

  • posisi bercinta agar cepat hamil anak laki
  • https://geosehat com/cara-hamil-anak-laki-laki/
  • cara bersetubuh untuk mendapatkan anak lelaki
  • cara bersetubuh untuk dapat anak lelaki
  • gambar cara membuat anak laki laki
  • posisi cara membuat anak laki-laki
  • posisi agar cepat hamil anak laki laki
  • cara membuat anak laki laki
  • gambar posisi bercinta agar cepat hamil anak laki
  • cara mendapatkan anak laki laki

Leave A Reply

Your email address will not be published.